Lompat ke konten
Logo Naba Aesthetic Clinic - Klinik Kecantikan Tangerang

Artikel

Benarkah Sunscreen Tidak Perlu Dipakai di Dalam Ruangan?

Foto Utari Ditulis oleh Utari Junior Beautician Foto dr. Ismi Julianti, M.Biomed (AAM) Ditinjau medis oleh dr. Ismi Julianti, M.Biomed (AAM) Dokter Estetik & Anti-Aging Medicine · Dokter penanggung jawab di Naba Aesthetic Clinic 5 menit baca
Benarkah Sunscreen Tidak Perlu Dipakai di Dalam Ruangan?

Dari Mana Anggapan Ini Berasal?

Banyak orang menganggap bahwa berada di dalam rumah atau gedung membuat kulit terlindungi sepenuhnya dari radiasi sinar matahari. Kesalah pahaman utama muncul karena orang mengira bahwa jika di dalam rumah, sunscreen sama sekali tidak diperlukan. Padahal, jika duduk dekat jendela dan terkena sinar matahari, kulit tetap mendapat paparan sinar UVA.
Mitos bahwa kaca jendela menghentikan semua sinar UV juga sering memicu salah paham. Kaca biasa terutama hanya menghalangi UVB, sementara sebagian UVA masih dapat melewatinya. Di sisi lain, menganggap semua orang wajib memakai sunscreen walaupun seharian di ruangan tanpa jendela juga terlalu menyederhanakan masalah.
Banyak pula yang mengira lampu dan layar HP/laptop sama bahayanya dengan sinar matahari. Padahal, paparan dari layar dan lampu dalam penggunaan sehari-hari bukanlah alasan utama mengapa sunscreen diperlukan; paparan sinar matahari langsung atau radiasi UV tetap jauh lebih relevan.

Apakah sinar UV bisa menembus kaca jendela?

Ya, sebagian besar sinar UVA bisa menembus kaca jendela biasa, sedangkan sinar UVB umumnya tertahan. Itu sebabnya kulit tidak memerah atau terbakar di dekat jendela, padahal UVA tetap masuk hingga lapisan dermis, lapisan kulit yang lebih dalam.
  • UVA: menembus kaca dan masuk ke lapisan kulit yang lebih dalam. Berperan dalam flek, kulit kendur, dan garis halus.
  • UVB: penyebab utama kulit terbakar (sunburn). Sebagian besar tertahan oleh kaca biasa.
  • Kaca film atau kaca laminasi: sebagian jenis bisa menahan UVA lebih banyak, tetapi kemampuannya berbeda-beda dan sulit dipastikan sendiri.

Apa dampak sinar UVA pada kulit bila terpapar setiap hari?

Paparan UVA yang kecil tapi rutin setiap hari bisa menumpuk dan mempercepat penuaan kulit. Efeknya tidak terlihat dalam sehari, tetapi muncul pelan-pelan dalam hitungan bulan hingga tahun.
  • Flek dan hiperpigmentasi: UVA memicu produksi pigmen, sehingga flek hitam di wajah bisa muncul atau makin gelap.
  • Kulit kendur dan garis halus: UVA merusak kolagen dan elastin yang menjaga kulit tetap kencang. Perubahan ini makin terasa saat kulit memasuki usia 30-an.
  • Kulit kusam dan warna tidak rata: terutama di sisi wajah yang sering menghadap jendela.

Kapan sunscreen wajib dipakai di dalam ruangan?

Sunscreen perlu dipakai di dalam ruangan setiap kali kulit Anda terkena cahaya matahari, baik langsung maupun lewat kaca. Situasi yang paling sering terjadi:
  • Duduk atau bekerja dekat jendela, atau di kantor berdinding kaca.
  • Sering berkendara dengan mobil, karena kaca samping mobil tidak selalu menahan UVA.
  • Sering keluar-masuk ruangan, misalnya menjemur pakaian atau mengantar anak.
  • Sedang memakai skincare yang membuat kulit lebih sensitif terhadap matahari, seperti retinoid atau AHA, atas anjuran dokter.
  • Punya flek atau melasma yang ingin dijaga agar tidak makin gelap.

Kapan sunscreen boleh tidak dipakai di dalam ruangan?

Jika Anda seharian berada di ruangan tertutup tanpa jendela atau jauh dari cahaya matahari, sunscreen tidak wajib dioleskan ulang berkali-kali. Meski begitu, memakai sunscreen sekali di pagi hari tetap kebiasaan yang praktis, karena rencana hari sering berubah dan Anda bisa saja keluar ruangan tanpa sempat memakainya.

Apakah lampu dan layar gadget juga butuh perlindungan sunscreen?

Lampu rumah dan layar gadget hanya memancarkan sinar UV dalam jumlah sangat kecil, jauh di bawah sinar matahari, sehingga bukan alasan utama memakai sunscreen di dalam ruangan. Namun, pada orang yang punya flek atau melasma, cahaya tampak (visible light) diduga ikut memperparah pigmentasi. Untuk kondisi ini, dokter kadang menyarankan sunscreen tinted (berwarna) yang juga membantu menahan cahaya tampak.

Cara memakai sunscreen yang benar saat di dalam ruangan

Sunscreen bekerja paling baik bila dipakai dengan jumlah cukup dan di urutan yang tepat.
  1. Oleskan sunscreen sebagai langkah terakhir urutan skincare pagi, setelah pelembap.
  2. Pilih sunscreen SPF 30 atau lebih dengan label broad spectrum atau PA+++, supaya terlindung dari UVA dan UVB.
  3. Gunakan jumlah yang cukup, sekitar dua ruas jari untuk wajah dan leher.
  4. Ulangi sekitar setiap 2 jam bila Anda terus terkena cahaya matahari dari jendela, serta sebelum keluar ruangan atau setelah cuci muka dan berkeringat.
"Banyak pasien bingung kapan harus memakai sunscreen saat di rumah. Kuncinya ada pada paparan cahaya matahari. Kalau Anda duduk tepat di samping jendela yang terang, sunscreen tetap jadi perlindungan terbaik untuk kulit." — Utari, Beautician Naba Aesthetic Clinic

Kapan perlu memeriksakan kulit ke dokter?

Periksakan kulit ke dokter bila flek makin gelap atau meluas meski sudah rutin memakai sunscreen. Segera konsultasi juga bila muncul tahi lalat atau bercak yang berubah bentuk, warna, atau ukuran, atau bila kulit mudah merah dan perih setelah terkena matahari.

Perawatan flek dan kulit kusam di Naba Aesthetic Clinic

Naba Aesthetic Clinic di Citra Raya, Cikupa, Tangerang punya beberapa treatment untuk memperbaiki kulit yang sudah terdampak sinar matahari. Dokter akan memeriksa kulit Anda lebih dulu untuk memilih yang paling sesuai.
  • Bebas Flek (Rp449 ribu): perawatan untuk flek hitam dan melasma.
  • IPL Glow (Rp199 ribu): perawatan cahaya IPL untuk kulit yang lebih cerah dan rata.
  • Exosome Brightening (Rp800 ribu): skinbooster untuk kulit kusam.
  • Facial Glow (Rp99 ribu): pembersihan pori dan ekstraksi komedo untuk perawatan rutin.
Setelah treatment pencerah atau IPL, kulit biasanya lebih sensitif terhadap matahari, jadi sunscreen justru makin penting, termasuk saat di dalam ruangan.
Masih ragu perlu sunscreen di rumah atau kantor? Konsultasikan dulu dengan dokter kami, gratis. Reservasi lewat WhatsApp 0888-1107-088. Klinik buka setiap hari pukul 09.30–20.00 WIB.
Informasi ini bersifat edukatif dan bukan pengganti pemeriksaan langsung. Hasil setiap orang bisa berbeda, tergantung kondisi kulit.
Foto dr. Ismi Julianti, M.Biomed (AAM)

Ditinjau secara medis

dr. Ismi Julianti, M.Biomed (AAM)

Dokter Estetik & Anti-Aging Medicine · Dokter penanggung jawab di Naba Aesthetic Clinic

ID tinjauan: REV/2026/00031

Lihat profil

PERTANYAAN UMUM

Yang sering ditanyakan soal artikel ini.

Perlu, bila Anda sering berada dekat jendela atau keluar-masuk rumah, karena sinar UVA bisa menembus kaca biasa. Jika seharian di ruangan tanpa jendela, sunscreen cukup dipakai sekali di pagi hari tanpa perlu diulang berkali-kali.
Ya, sebagian. Kaca depan mobil umumnya kaca laminasi yang menahan sebagian besar UVA, tetapi kaca samping sering kali tidak, sehingga sisi wajah dan lengan dekat jendela tetap terpapar UVA saat berkendara.
Risikonya jauh lebih kecil dibanding sinar matahari. Layar HP dan laptop hampir tidak memancarkan sinar UV, jadi penyebab utama flek tetap paparan matahari. Bila Anda punya melasma, tanyakan ke dokter soal sunscreen tinted yang juga menahan cahaya tampak.
Ulangi sekitar setiap 2 jam bila Anda terus terkena cahaya matahari dari jendela, serta sebelum keluar ruangan atau setelah cuci muka. Jika jauh dari jendela, sunscreen yang dipakai sekali di pagi hari umumnya sudah cukup.
Treatment Bebas Flek di Naba Aesthetic Clinic Citra Raya, Tangerang saat ini Rp449 ribu, dan IPL Glow untuk kulit lebih cerah Rp199 ribu. Dokter akan memeriksa kulit lebih dulu untuk menentukan treatment yang paling sesuai, dan konsultasinya gratis.
Foto Utari

Ditulis oleh

Utari

Junior Beautician

Berpengalaman lebih dari 1 tahun. Pendengar yang baik yang membantu pasien memahami setiap treatment dengan jelas.