Apa Penyebab Pori-Pori Besar?
- Sumbatan pori-pori: Penumpukan sel kulit mati dan sebum membentuk sumbatan di dalam celah pori, membuatnya meregang.
- Produksi minyak berlebih: Kelenjar minyak yang sangat aktif memicu pori-pori melebar agar minyak bisa keluar ke permukaan.
- Faktor genetik: Jenis kulit berminyak serta ukuran pori-pori alami sebagian besar diturunkan dari keluarga.
- Jerawat atau peradangan: Bekas jerawat meradang dapat merusak jaringan penyangga kulit dan memicu bopeng (atrophic scar), sehingga celah pori tampak melebar.
- Paparan sinar matahari: Sinar UV merusak kolagen dan elastin, membuat dinding pori-pori mengendur dan terganggu elastisitasnya.
Apakah Pori-pori Besar Bisa Hilang Sendiri?
Perawatan di Rumah yang Tetap Membantu
- Pakai sunscreen setiap hari. Minimal SPF 30 untuk melindungi kolagen alami dari kerusakan akibat sinar matahari.
- Gunakan pembersih wajah berbahan lembut. Cuci muka 2 kali sehari untuk mengangkat kotoran dan minyak tanpa membuat kulit terasa kering tertarik.
- Lakukan eksfoliasi kimiawi ringan. Gunakan bahan seperti BHA (asam salisilat) 1–2 kali seminggu untuk melarutkan sel kulit mati dan sebum di dalam pori.
- Jaga kelembapan kulit. Tetap gunakan pelembap bebas minyak (oil-free atau water-based) agar kulit terhidrasi dengan baik.
- Gunakan bahan pendorong kolagen. Retinol atau niacinamide pada malam hari membantu mengontrol minyak dan merapatkan tekstur kulit secara bertahap.
Kebiasaan yang Justru Memperparah Pori-pori Besar
- Memencet komedo atau jerawat sendiri. Tekanan mekanis dapat memicu peradangan, merobek jaringan kulit, dan meninggalkan bopeng permanen.
- Mencuci muka secara berlebihan. Terlalu sering mencuci muka mengikis kelembaban alami kulit, sehingga kelenjar minyak bereaksi memproduksi lebih banyak sebum.
- Menggunakan makeup tebal bertipe komedogenik. Riasan yang menyumbat pori tanpa pembersihan menyeluruh (double cleansing) akan membuat kotoran mengendap.
- Melewatkan penggunaan sunscreen. Paparan sinar UV tanpa perlindungan mempercepat pemecahan kolagen dan membuat pori-pori mengendur.
- Sering menyentuh wajah dengan tangan kotor. Memindahkan bakteri dan kotoran langsung ke area pori-pori.
Treatment untuk pori-pori besar di Naba Aesthetic Clinic
- PRP (Platelet-Rich Plasma): Perawatan yang memanfaatkan plasma kaya trombosit dari darah Anda sendiri untuk memicu regenerasi sel kulit baru dan merangsang produksi kolagen secara alami, sehingga membantu merapatkan celah pori-pori.
- DNA Salmon:Skin booster berbasis polynucleotide (PN/PDRN) bekerja dengan mendukung proses regenerasi jaringan dan stimulasi remodeling kolagen, sehingga dapat meningkatkan hidrasi, elastisitas, dan kualitas tekstur kulit. Perbaikan struktur kulit tersebut berpotensi mengurangi tampilan pori-pori yang membesar.
Berapa Biaya Treatment Pori-pori Besar?
- PRP: Rp499.000 per sesi (promo, normal Rp1.248.000).
- DNA Salmon: Rp1.500.000 per sesi (promo, normal Rp3.750.000).
Berapa Lama Sampai Hasilnya Terlihat?
Informasi ini bersifat edukatif dan bukan pengganti pemeriksaan langsung. Hasil setiap orang bisa berbeda, tergantung kondisi kulit.
Ditinjau secara medis
dr. Ismi Julianti, M.Biomed (AAM)
Dokter Estetik & Anti-Aging Medicine · Dokter penanggung jawab di Naba Aesthetic Clinic
ID tinjauan: REV/2026/00029
Lihat profilPERTANYAAN UMUM
Yang sering ditanyakan soal artikel ini.
Ditulis oleh
Fika
Junior Beautician
Berpengalaman lebih dari 1 tahun. Senang mendengarkan pasien dan menjelaskan treatment secara sederhana dan jelas.